Anjloknya nilai Rupiah Indonesia

Anjloknya nilai Rupiah Indonesia

Diperbarui • 2019-11-11

Hingga saat ini, banyak ekonomi dunia menunjukkan peningkatan yang signifikan. Selain itu, semakin banyak bank sentral yang menargetkan kenaikan suku bunga. Dalam suasana meningkatnya suku bunga global negara-negara dengan defisit neraca saat ini yang mengandalkan arus masuk modal pendapatan tetap untuk membiayai defisit tersebut sangat menderita. Indonesia termasuk di antara negara-negara tersebut.

Perekonomian Indonesia sangat dipengaruhi oleh kombinasi meningkatnya imbal hasil yields USA dan harga minyak yang lebih tinggi. Hasil yield USA dengan patokan 10 tahun. Catatan kas melonjak di atas level 3% dan diharapkan akan berada di atas level ini di masa mendatang. Minyak diharapkan terus meningkat karena ada banyak faktor yang mendorong kenaikan minyak. Ini berarti data ekonomi Indonesia akan semakin melemah. Hingga kini, defisit perdagangan pada bulan April sebesar $1,6 miliar sementara perkiraan surplus sebesar $700 juta.

Ekonomi Indonesia diperkirakan akan memburuk, karena mata uang Indonesia berkorelasi dengan pertumbuhan ekonomi.

Rupiah Indonesia adalah salah satu mata uang terlemah di Asia selama lima sampai enam bulan terakhir. Hingga kini, rupiah diperdagangkan mendekati level terlemah sejak Oktober 2015. Pasangan USD/IDR mencapai level 14.235 dan level yang diuji di atas 14.270. Setelah anjlok, rupiah Indonesia berhasil pulih. Namun, seperti yang dapat Anda lihat, pasangan USD/IDR masih diperdagangkan pada rekor tertinggi. Hingga kini, naiknya rupiah didasarkan pada melemahnya dolar AS. Namun, karena Federal Reserve AS diperkirakan akan terus menaikkan suku bunga, rupiah akan berada di bawah tekanan yang lebih tinggi.

USDIDR.png

Para analis memperkirakan inflasi yang lebih tinggi dari pasar negara berkembang bersamaan dengan melemahnya mata uang akan membuat bank sentral untuk menaikkan suku bunga.

Itu sudah terjadi pada bank sentral Indonesia. Pada tanggal 17 Mei, bank sentral menaikkan suku bunga untuk pertama kalinya sejak bulan November 2014 untuk mendukung rupiah yang rapuh. Namun, kenaikan suku bunga tidak dapat mendukung mata uang Indonesia karena kenaikan harga telah terjadi di pasar. Bank sentral bertujuan untuk menggunakan langkah-langkah tambahan yang berbeda untuk mendukung penurunan rupiah. Misalnya, akan melakukan lelang pertukaran valuta asing. Selain itu, analis mengharapkan kenaikan suku bunga lebih banyak tahun ini.

Jika depresiasi berlanjut, kemudian inflasi dan ekspektasi inflasi bisa melompat menjadikan pertumbuhan ekonomi beresiko akibat pengeluaran rumah tangga lebih lambat.

Kesimpulannya, kita bisa berkata bahwa rupiah sedang mengantisipasi kejatuhan karena ada faktor - faktor negatif yang penting yang seharusnya bisa mengangkat nilai mata uang. Sebagaimana dollar AS diperkirakan akan terus naik, maka hasil Kas 10-tahun AS diharapkan berada di atas 3% dan prediksi terhadap minyak adalah positif, akibatnya rupiah akan semakin melemah. Langkah-langkah tambahan dari Bank Indonesia dapat memperlambat depresiasi atau turunnya nilai rupiah.

 

Menyerupai

Mengapa reli minyak dalam bahaya?
Mengapa reli minyak dalam bahaya?

Ya, harga minyak sedang tinggi saat ini, dan akibatnya, inflasi di seluruh dunia semakin panas. Namun, momentum bullish minyak berada dalam bahaya.

Berita terbaru

Sanggupkan Emas Berlama-lama di Puncak?
Sanggupkan Emas Berlama-lama di Puncak?

XAUUSD naik ke rekor tertinggi baru pada perdagangan Senin (01/04/2024), di tengah meningkatnya spekulasi penurunan suku bunga..melanjutkan kenaikan kuat minggu lalu hingga membentuk level puncak baru sepanjang masa

Sebagian Pasar Masih Libur, Yen Stabil di Bawah 152
Sebagian Pasar Masih Libur, Yen Stabil di Bawah 152

Pasar saham Asia sebagian masih libur dan sebagian lagi menguat pada perdagangan Senin (01/04/2024), karena optimisme data pabrikan Tiongkok mendukung..potensi intervensi otoritas Jepang terhadap yen Jepang diperkirakan berada di zona 152 – 155 yen. 

Deposit dengan sistem pembayaran bank lokal DI INDONESIA

Pemberitahuan pengumpulan data

FBS menyimpan catatan data Anda untuk menjalankan website ini. Dengan menekan tombol "Setuju", Anda menyetujui kebijakan Privasi kami.

Ditelepon kembali

 1
 93
 355
 213
 1684
 376
 244
 1264
 672
 1268
 54
 374
 297
 61
 43
 994
 1242
 973
 880
 1246
 375
 32
 501
 229
 1441
 975
 591
 387
 267
 55
 246
 673
 359
 226
 257
 855
 237
 1
 238
 1345
 236
 235
 56
 86
 61
 61
 57
 269
 242
 243
 682
 506
 225
 385
 53
 357
 420
 45
 253
 1767
 1809
 593
 20
 503
 240
 291
 372
 251
 500
 298
 679
 358
 33
 594
 689
 241
 220
 995
 49
 233
 350
 30
 299
 1473
 590
 1671
 502
 224
 245
 592
 509
 39
 504
 852
 36
 354
 91
 62
 98
 964
 353
 44
 972
 39
 1876
 81
 962
 7
 254
 686
 850
 82
 965
 996
 856
 371
 961
 266
 231
 218
 423
 370
 352
 853
 389
 261
 265
 60
 960
 223
 356
 692
 596
 222
 230
 262
 52
 691
 373
 377
 976
 382
 1664
 212
 258
 95
 264
 674
 977
 31
 599
 687
 64
 505
 227
 234
 683
 672
 1670
 47
 968
 92
 680
 970
 507
 675
 595
 51
 63
 64
 48
 351
 1787
 974
 262
 40
 7
 250
 590
 290
 1869
 1758
 590
 508
 1784
 685
 378
 239
 966
 221
 381
 248
 232
 65
 421
 386
 677
 252
 27
 500
 34
 94
 249
 597
 268
 46
 41
 963
 886
 992
 255
 66
 670
 228
 690
 676
 1868
 216
 90
 993
 1649
 688
 256
 380
 971
 44
 1
 1
 598
 998
 678
 58
 84
 1284
 1
 681
 2
 967
 260
 263
00:00
00:00
00:00
01:00
02:00
03:00
04:00
05:00
06:00
07:00
08:00
09:00
10:00
11:00
12:00
13:00
14:00
15:00
16:00
17:00
18:00
19:00
20:00
21:00
22:00
23:00
23:00
23:00
00:00
01:00
02:00
03:00
04:00
05:00
06:00
07:00
08:00
09:00
10:00
11:00
12:00
13:00
14:00
15:00
16:00
17:00
18:00
19:00
20:00
21:00
22:00
23:00

Manajer kami akan menghubungi Anda

Merubah nomor

Permintaan Anda diterima.

Manajer kami akan menghubungi Anda

Permintaan panggilan balik berikutnya untuk nomor telepon ini
akan tersedia setelah

Jika Anda memiliki masalah mendesak, silakan hubungi kami melalui
Live chat

Internal error. Silahkan coba lagi

Jangan buang waktu Anda – tetap awasi dampak NFP terhadap dolar dan raup profitnya!

Anda menggunakan versi browser lama Anda.

Perbarui ke versi terbaru atau coba yang lain untuk pengalaman trading yang lebih aman, lebih nyaman dan produktif.

Safari Chrome Firefox Opera